Gerbang Cinta Tanpa Batas

gerbang-cintaSeorang lelaki yang tengah berkuda diikuti anjing setianya, tiba-tiba tersambar petir. Ketiganya mati seketika, tetapi mereka tidak menyadari, dan mengira masih melanjutkan perjalanannya. Kematian memang sering tidak dirasakan segera. Perjalanan lelaki dan dua binatang kesayangannya itu ternyata sangat jauh, naik turun bukit, kadang kehujanan kadang kepanasan karena sinar matahari terasa menyengat. Mereka bertiga sangat kehausan dan hampir putus asa.

Lanjutkan membaca Gerbang Cinta Tanpa Batas

Iklan

Doa Seorang Anak Kecil

lari-sd1Oleh: Hariadi Kiswidodo

Pada suatu ajang Porseni tingkat Propinsi, ada 5 orang anak setingkat SMP yang siap bertarung dalam lomba lari 4 x 100 meter. Mereka adalah para juara di tingkat kotamadya / kabupaten sebelumnya dengan peringkat waktu yang tersingkat.. Suasana sungguh meriah siang itu, sebab, ini adalah babak final.

Tibalah saat yang dinantikan. Semua peserta sudah siap di tempat. Ada yang menarik, salah satu di antaranya, yang paling kurus, berdiri tegak, kepala menunduk, dua tangan dikatup di depan dada, mulutnya bergerak sedikit. Pengeras suara sudah memperdengarkan aba-aba agar semua peserta bersiap-siap. Ketika peluit berbunyi, melesatlah mereka di lintasan masing-masing. Sorak sorai para pendukung gegap gempita memenuhi stadion olahraga.

Lanjutkan membaca Doa Seorang Anak Kecil

S a i s

sais-keretaOleh: Ny. SM. Darmastuti

Raja Malkisedek dalam novel karya Paolo Coelho, ‘The Alchemist’ berkata pada Santiago, seorang gembala yang menjadi tokoh sentral novel ini: “Kalau engkau sungguh-sungguh mendambakan sesuatu, alam semesta akan bekerjasama membantumu memperolehnya.” Kalimat ini ternyata dibuktikan juga oleh Ikal, karakter utama dalam novel pop karya Andrea Hirata berjudul Edensor. Ikal, pemimpin ‘Laskar Pelangi,’ ‘Sang Pemimpi,’ anak desa Belitong yang mendambakan melihat suasana desa di Eropa yang bernama ‘Edensor,’ akhirnya pada suatu hari menemukan tempat itu tanpa kenyana-nyana. Keajaibankah? Yang jelas apa yang didambakan Ikal dituruti Allah karena dia telah siap menerima apa yang menjadi bagiannya.

Lanjutkan membaca S a i s

WAKTU

jam14Oleh: Ny. SM.Darmastuti – Yogyakarta

Waktu adalah obat dari segala macam penyakit dan kesedihan. Termasuk di dalamnya adalah kerinduan dan harapan yang masih di angan-angan. Banyak ceritera sedih kita baca atau saksikan baik dalam kehidupan nyata maupun sekedar di layar kaca televisi. Semua kisah sedih itu mengabarkan pada kita betapa kesengsaraan yang kita alami sesungguhnya tidak hanya menimpa kita semata.

Dalam sebuah bincang-bincang sore, teman saya yang baru pulang dari ibadah haji berceritera bahwa di makam Nabi Muhammad SAW, tercantum kata-kata arif yang salah satunya kira-kira terjemahannya begini: “di dunia ini banyak orang yang sepertimu.”

Lanjutkan membaca WAKTU